Di Jateng 8 Petugas KPPS-TPS Meninggal dalam Tugas, 7 Dirawat di RS


Petugas KPPS-TPS menjalankan tugas sejak Selasa pagi (persiapan pemungutan suara) hingga Kamis dini hari (rekapitulasi penghitungan suara). Di Jawa Tengah delapan orang petugas KPPS-TPS dinyatakan meninggal dunia saat menjalankan tugas. Foto: Antaranews.com / M. Faisal Hanapi

Minggu, 21 April 2019 ― 10.30 WIB
Semarang, joglonews.com ― Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Tengah menyatakan, delapan petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) dan petugas di tempat pemungutan suara (TPS) meninggal dunia saat menjalankan serangkaian tugas tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.
"Delapan petugas KPPS dan TPS meninggal itu terjadi di Kabupaten Demak, Banyumas, Sukoharjo, Banjarnegara dan Rembang. Diduga karena kelelahan menjalankan tugas," kata anggota KPU Jateng, Paulus Widiyantoro, di Semarang, Sabtu (20/4/2019).
Identitas delapan petugas KPPS-TPS yang meninggal dunia tersebut, yaitu Sugiharjo, petugas KPPS Desa Pingit Lor, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara; Subagyo, petugas KPPS di Kabupaten Demak dan Suharto, petugas ketertiban TPS 17 Kelurahan Tegalgede, Kabupaten Karanganyar.
Lalu, Pirno, anggota Linmas di Kabupaten Pemalang; Slamet Mulyono, petugas keamanan TPS 11 Kelurahan Proyonangan Selatan, Kabupaten Batang; Sopiah petugas KPPS 09 Banjarsari Kidul, Sokaraja, Kabupaten Banyumas; Yuli Anisah, petugas TPS 10 Wirun Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo; dan Nurul Hidayati, anggota KPPS TPS 7 Desa Landoh, Kabupaten Rembang.
KPU Jateng juga mencatat, tujuh petugas TPS yang kelelahan, harus dirawat di rumah sakit. Bahkan, tiga orang di antaranya keguguran, yaitu di Kabupaten Klaten atas nama Wiwid Wijayanti, anggota PPK Jatinom yang sedang mengandung, kemudian di Kabupaten Kebumen ada dua anggota KPPS yang keguguran, yaitu Umi Rojanah dan Siti Mungawanah.
"Tujuh orang ada yang jatuh di TPS saat proses sampai patah tulang tangan, yang pingsan sampai berapa jam juga ada, ada yang keguguran, yang stroke ada, yang di rawat di ICU sampai hari ini juga ada," tuturnya.
Berkaitan dengan hal itu, KPU Jateng berencana memberikan santunan kepada para petugas KPPS-TPS yang meninggal dunia atau sakit tersebut.
Penulis: Yohan Adi Pr.
Editor: H. J. Ciptosubarjo
Sumber: Antaranews.com

Tidak ada komentar:

Gambar tema oleh chuwy. Diberdayakan oleh Blogger.