Perhatian! Berapa Durasi Keramas yang Ideal?


Menurut pakar perawatan kulit dan ahli dermatologi, durasi dan frekuensi keramas seseorang mesti memperhatikan jenis kulit kepala dan rambut. Namun, rata-rata keramas cukup selama tiga hingga lima menit dan setidaknya keramas seminggu sekali. Foto: Dok. Shutterstock

Minggu, 21 April 2019 ― 14.15 WIB
Tangerang, joglonews.com ― Seseorang mungkin menganggap, semakin lama keramas semakin bersih botak kepala dari kotoran-kotoran yang membuat gatal kepala. Eh, hati-hati. Perlu diperhatikan, keramas terlalu lama malah bisa membuat partikel dapat mengendap di rambut dan rambut bisa lepek.
Setidaknya hal itu dikatakan oleh pakar perawatan kulit PT Paragon Technology & Innovation, Meti Fatmawati di Tangerang, Senin (15/4/2019).
“Kegiatan keramas semestinya berlangsung tiga hingga lima menit saja, agar tidak terdapat sisa partikel yang menyebabkan kulit kepala gatal,” sarannya.
Disebutkan, jika keramas terlalu lama malah banyak partikel yang dapat mengendap di rambut. Jika partikel itu terlalu lama bertahan di rambut, justru rambut akan menjadi lepek.
Frekuensi keramas, tambahnya, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing rambut orang. Begitu pula, pemijatan lembut untuk menguatkan akar rambut.
Pembilasan rambut, lanjutnya, perlu dipastikan secara menyeluruh agar busa sampo tidak tertinggal di rambut. Busa sampo bisa menyebabkan rambut lepek dan kulit kepala terasa gatal.
"Selepas keramas, pembilasan harus sempurna. Jadi, penyebab rambut lepek atau kadang ada putih-putih itu berasal dari residu atau busa sampo yang belum dibilas. Sisa busa itu menumpuk dan menyebabkan gatal," jelasnya.
"Kadang pakai sampo beberapa hari masih ada putih-putih. Itu belum tentu ketombe. Pembentukan ketombe enggak terjadi secara cepat. Jadi, pastikan busa ketika keramas tidak ada lagi di rambut," ujarnya lagi.
Seberapa sering keramas?
Sementara itu, ahli dermatologi sekaligus pakar rambut, Dr. Francesca Fusco mengungkapkan, seberapa sering seseorang harus keramas tergantung pada jenis kulit dan rambut.
"Secara umum, dengan mempertimbangkan semua jenis kulit dan jenis rambut, minimal seminggu sekali sudah cukup. Nah, jika Anda cenderung memiliki kulit kepala yang benar-benar berminyak, maka tidak masalah keramas setiap hari," kata dia.
Selain itu, Anda juga harus benar-benar memilih shampo yang paling sesuai untuk jenis rambut dan kulit kepala Anda.
"Jika Anda menggunakan banyak produk styling, Anda mungkin merasa perlu mencuci rambut Anda lebih sering. Ini normal dan menyehatkan bila dilakukan," tuturnya.
Penulis: Yohan Adi Pr.
Editor: H. J. Ciptosubarjo
Sumber: Antaranews.com

Tidak ada komentar:

Gambar tema oleh chuwy. Diberdayakan oleh Blogger.